3 Pesan Penting

3 rangkuman pesan dari seorang sahabat yang sudah menikah 9 tahun. Percakapan 8,5 jam, pindah 3 restoran, dirangkum mah ini doang ternyata. Ditulis buat diingat-ingat. Hahaha.

  1. Menikah itu seperti beli buah. Sudah di pilih-pilih kulit yang terbaik, dalemnya hanya bisa di duga, nggak bisa di intip duluan. Jadi pas sudah dibuka, nggak bisa di balikin lagi, satu-satunya jalan adalah deal with what you chose. Negosiasi, selain dengan pasangan, yang paling utama dengan diri sendiri.Pada poin ini, respect taking big role. Respect atas pilihan satu sama lain. Tambahkan dengan respect terhadap hal lain seperti pekerjaan, karir dan plus-plus lainnya.
  1. Kita harus tetap punya ekspektasi sama pasangan, tuntutlah sesuatu. Hal ini akan membuat satu sama lain punya drive untuk berkembang, baik secara personal maupun sebagai team. “Terimalah pasaganmu apa ada-nya” hanya berlaku pada fisik yang sudah di takdirkan Tuhan, tidak termasuk pada kesehatan, karena kesehatan harus diusahakan.
  2. Less logic and do not over thinking mengenai “Who’s The One.”

Thanks Captain Yos!

You don’t need luck, just be yourslef, less logic, more two way communication and soldier on.

Running Marathon.

berlin

It was today, a year ago. A happy me, achieved non-transferable achievement, moment I prove myself that I can deal, make peace with the self doubting, inner-fear and understand self better than ever. I found my self again and again during the process, on the day and many months after the race day. Semacam unlocking banyak hal gitu deh.

You’ve grown a lot since.” Kata sahabat saya.

And I am happy ever since then. Hihihi.

Postingan ini bukan buat romantisme, tapi untuk mencatat tahun 2017 saya mau lari full Marathon lagi. Insya ALLAH, amin.

Running is a Journey

Everyone who has run knows that its most important value is in removing tension and allowing a release from whatever other cares the day may bring and teaches us to push beyond where we thought we could go. It helps us to find out what we are made of. This is what we do. This is what it’s all about.

@JimatByKardus

 

Salah Tulis Nama.

Kata Pak Ustad, kalau berdoa itu harus spesifik, kalau bisa lengkap dengan angka, timeline, nama, lebih baik.

Jumlah gaji, ingin liburan ke tempat impian, nonton konser band kesayangan, target finish lari marathon, achieve KPI di pekerjaan – deskripsikan, tulis dan ucapkan. Ketika di tulis dan diucapkan, daftar harapan itu menjadi doa. Semakin spesifik doa, semakin determinasi tinggi, selain tangan Tuhan berbicara mungkin juga jadi guidance lebih cepat menuju tujuan. Sama lah seperti prinsip Google Map, semakin spesifik alamat, semakin cepat jalan yang di rekomendasikan. Beneran deh, bukannya riya, tapi ini terbukti sama saya di 10 tahun terakhir ini. Nggak semua, namun sebagian besar yang utama terjadi.

Makanya doa memohon jodoh di Jabal Rahmah, disarankan spesifik dengan nama plus se-bin-bin-nya. Udah di tulis lengkap loh, tapi, kok belum juga ya? Diingat-ingat lagi, nama dia yang ditulis adalah nama panggung instead of nama akte.

SALAH NAMA AJA DONG!  Okefain, yuk balik lagi ke Jabal Rahmah. Hahahaha….

 

 

3 days life lessons.

3 hari ini rasanya kayak abis S3 sekolah kehidupan. Kayak 3 hari shooting nggak tidur-tidur langsung offline-grading-online-full mixing-release. Packed. Hahaha.

And I wanna share you some of big lessons I learnt.

Death has no timeline, no schedule. No matter how hard you pray, when it knock your door, we have to depart. All we can do is better preparation to the next life while we have time.

Health is our relationship with our body. Make sure the relationship is also healthy. Learn to listen to our own body, it’s our only vehicle to live.

Good people always have good place in anyone’s heart, even when we don’t know each other. Good energy spreads and multiplies. Being kind is not an easy job in this rough world, but always try to be kind also never hurt.

Never under estimate the power of prays from others for you. Bisa jadi itu adalah pembuka jalan yang lebih besar daripada doa kita sendiri. Keep sending prayer for ones we loved, kita nggak pernah tahu doa siapa yang dijawab, tapi kita pasti tahu doa yang mana yang di jawab.

“She’s my universe”.
That’s my Dad always says referring to my Mom. Now I know clearly the real meaning of it. She might not the best woman in the world, but she complete him. This portrait of life also I saw in my very best friend parents. When we face tough decision to choose one among best two, choose one who brings you to become a complete version of you. Sometimes we tend to be a hero for someone, while life deal is “only” requires you to be with someone who are simply complete you.

Breaking up and letting go is never easy. Mau  yang di ambil manusia, bahkan diambil Tuhan, will never easy. Never let go people who are stays with you at your worst. They are GOD send.

Everything has an expired date but kindness stays forever, even when we expired from life.

Jangan pernah lelah berusaha jadi orang baik, that’s the only currency to buy one way ticket to heaven 🙂

 

 

New chapter.

This is the second post at my new home and it might surprise you -my friends- to  letting you know that I decided to move on from the company I’ve been work with in past 10 months. Press release di blog, secara anak millennial kan. Hahaha.

Kenapa resign?

“Work load? gaji kurang?”
“E-Commerce kan salah satu source of growth dan industry kekinian?”
“Elo kan anaknya digital banget, e-commerce udah tempat yang paling pas buat lo”

Jadi begini, the more you get older, the more you know where your heart wants to go, so I keep wandering. Sama dengan hati, dia akan berlabuh di tempat yang tepat. *eaaaa eaaaa moment* hahahaha.

Kemana abis ini? Menikmati free time dulu sebentar boleh dong, 16 tahun bekerja nggak berhenti-henti, onderdil mulai berumur, perlu break. Hihihi.

Quoting statement from a good friend of mine about my next step:

To get better boyfriend, Let go of your old one dulu biar ada yang berani daftar.  And the stars are aligned, and they’re pointing to you.

Manis ya?